Senin, 19 Maret 2012

bimbingan pribadi

Cara Mengendalikan dan Mengarahkan Emosi
Emosi adalah perasaan yang kita alami baik kita seorang anak-anak, remaja, dewasa maupun sebagai orang tua. Kita sering menyebut emosi hanya sebatas pada luapan marah saja. Padahal emosi meliputi semua perasaan seseorang yang  terkena pengaruh, perasaan yang terpengaruh karena adanya rangsangan yang ditangkap oleh indra disebut emosi. Perbedaan rangsang yang diterima oleh indra menimbulkan emosi  yang berbeda-beda pula.
Ada orang yang mudah terpengaruh oleh kesan yang diterima indra. Ada pula orang yang tidak mudah terpengaruh oleh kesan yang diterima indra. Menurut Heymans, mudah t idaknya perasaan seseorang terpengaruh oleh kesna-kesan disebut emosionalitas (Sumadi Suryabrata, 1994, hlm.83.)
Emosionalitas merupakan salah satu kepribadian manusia. Berdasarkan emosionalitasnya maka manusia dapat digolongkan menjadi dua tipe berikut:
1.Orang yang emosionalitasnya tinggi dan terpengaruh oleh kesan-kesan yang diterima.
            Orang yang mempunyai sifat emosionalitasnya tinggi mempunyai sifat mudah marah, mudah tersinggung, perhatian tidak mendalam, tidak suka menenggang-menenggan, pendiriannya kuat, dan selalu ingin berkuasa.
2. Orang yang emosionalitasnya rendah  dan tidak mudah terpengaruh oleh kesan-kesan yang diterima. Orang yang emosionalitasnya rendah mempunyai sifat berhati dingin, berhati-hati menentukan pendapat, praktis, pandai menahan nafsu, suka tenggang-menenggang dan selalu memberi kebebasan kepada orang lain.
Macam-macam emosi dan cara Mengendalikannya
            Perbedaan rangsang yang diterima oleh indra memberikan pengaruh terhadap perasaan seseorang. Adanya perbedaan pengaruh tersebut, menimbulkan emosi yang berbeda pula. Seperti orang yang mengalami musibah menjadi sedih dan siswa yang naik kelas menjadi senang. Macam-macam emosi berdasarkan pengaruh perangsang yang diterima oleh indra, antara lain emosi marah, emosi sedih, emosi iri, emosi takut dan emosi cinta. Berikut ini akan dijelaskan mengenai masing-masing emosi.
1. Emosi Marah
Seseorang yang marah terhadap orang lain disebabkan ia menganggap bahwa orang itu bersalah terhadap dirinya. Orang yang marah bisa menunjukkan tingkah laku yang agresif, mengganggu orang yang dikenai marah, membanting barang, memukul orang yang dikenai marah. Orang yang pemarah tidak disukai teman bahkan hidupnya menjadi tidak tenang.
Oleh karena itu, anda harus dapat mengendalikan emosi marah. Jika anda dapat mengendalikan emosi marah anda akan mempunyai banyak teman. Sebaliknya apabila anda tidak dapat mengendalikan emosi, anda dapat merugikan diri sendiri ataupun orang lain yang dikenai marah. Ada beberapa hal dapat anda lakukan untuk mengurangi dan mengendalikan emosi marah, antara lain sebagai berikut.
·         Jika anda marah segeralah anda berpikir tentang akibat buruk (negatif) yang akan terjadi.
·         Berusahalah menghilangkan sebab-sebab yang menimbulkan kemarahan. Apabila yang menyebabkan nada marah adalah orang lain maka segeralah untuk memaafkan  orang tersebut.

2. Emosi Iri
Orang yang sering membandingakan dirinya dengan keadaan orang lain. Jika dirinya rendah atau kurang dari orang yang dibandingkan akan menimbulkan rasa iri. Emosi iri harus dapat dikendalikan dan diekspresikan secara positif. Ekspresi iri yang positif akan menimbulkan gairah usaha dan meningkatkan kerja secara positif untuk menyamai orang yang dibandingkan tersebut. Jika anda ingin menyamai orang lain karena anda anggap orang lain lebih dari anda, sebaiknya anda menempuh usaha yang positif dan bukan usaha yang negatif.


3. Emosi sedih, susah, duka dan pilu
Semua orang yang mengalami musibah pasti merasa sedih. Karena sedih, seseorang bisa menangis. Menangis adalah salah satu ekspresi perasaan sedih. Ekspresi dari emosi sedih tidak hanya menangis. Orang yang sedih dapat mengurung diri dikamar dan tidak mau bergaul dengan orang lain. Sebaiknya anda mampu mengendalikan emosi sedih.Seseorang yang tidak dapat mengendalikan emosi sedih biasanya mengekpresikan secara berlebih. Ekspresi sedih secara berlebihan akan merugikan diri sendiri.
4. Emosi Takut
Ekspresi dari rasa takut dapat berupa lari menjauh dari objek penyebab rasa takut. Rasa takut menyebabkan seseorang menghindari objek penyebab takut. Orang takut pada sesuatu objek karena menganggap objek tersebut dapat menyebabkan musibah. Perasaan takut yang berlebihan dapat menyebabkan pada gangguan kejiwaan seseorang. Agar terhindar dari gannguan kejiwaan, anda harus menggunakan akal sehat dalam menghadapi objek yang menakutkan.

5. Emosi Cinta
Salah atu contoh ekspresi cinta adalah kisah remaja  yang menjalin asmara. Rasa cinta dua remaja yang berlainan jenis menyebabkan adanya rasa saelau ingin bertemu. Pertemuan-pertemuan tersebut sebaiknya di isi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.
 
Cara Mengendalikan Emosi
Semua orang pasti pernah mengalami takut, sedih, cinta, iri, dan marah. Jika anda pernah mengalami emosi-emosi seperti itu maka anada perlu mengendalikan dan mengarahkannya secara positif. Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mengendalikan dan mengarahkan emosi secara positif. Antara lain sebagai berikut:
·         Setiap tindakan anda harus didasarkan pad akal sehat.
·         Berpikir tentang akibat negatif yang mungkin terjadi.
·         Berusahalah untuk memaafkan kesalahan orang lain.
Mari ciptakan Emosi secara positif agar kita terhindar dari penyakit fisik maupun psikis:)


Datar Pustaka
  • Albin, Rochelle Semmel. 1986. Emosi Bagaiman Mengenal Menerima dan Mengarahkan. Yoyakarta: Kanisius
  • Mulyatiningsih, Rudi. 2004. Bimbingan Pribadi-sosial, belajar dan karier. Jakarta: PT.Gramedia Widyasarana Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar